
Kisah bermula saat tokoh aku yang menerima sepucuk surat misterius dari orang yang mengaku sebagai Ayahnya dari kota S. Surat itu bahkan tidak ditulis tangan, melainkan dengan diketik rapi, sehingga tokoh aku sempat berpikir bagaimana kalau ia sedang ditipu? Selama tujuh belas tahun ia tidak pernah mengingat kehadiran ayahnya, namun kemudian dalam surat itu dikatakan bahwa pria itu sedang sakit dan ingin sekali bertemu dengan dirinya, meski hanya untuk diludahi.
Sebagai bukti untuk meyakinkan, dalam amplop surat itu disertakan foto dirinya yang tertawa riang bersama dengan seorang pria gondrong, ayahnya. Ia tak pernah membayangkan memiliki ayah berambut gondrong. Hal lain yang mungkin akan sangat berkesan bagi pembaca adalah perasaan si tokoh tatkala melihat foto itu.
“Dan cara anak itu tertawa lebar membuatku nyaris malu. Jika melihat anak seceria itu, aku merasa bersalah sudah membuatnya tumbuh menjadi gadis seperti aku.”
Seumur hidup ia hanya tinggal bersama dengan mamanya yang jarang mengajak bicara. Hal ini membuatnya ingin percaya bahwa orang asing yang melahirkannya itu bukan mamanya.
Saat tokoh aku menanyakan di mana letak kota S pada mamanya, mamanya tiba-tiba berbicara sangat banyak. Hal yang tak pernah dibayangkan oleh tokoh aku, namun keadaannya menjadi tak terduga, mamanya menjadi tak terkendali. Lantas pada hari yang sama ia memutuskan untuk pergi ke kota S setelah menelepon nomor yang disertakan dalam surat.

Di sanalah dia bertemu J.J Henri, orang kepercayaan ayahnya yang mengurus semua keperluannya selama di kota S. Rupanya datang ke kota S, tidak serta merta bisa langsung membuatnya bertemu dengan ayahnya yang dia nantikan. Dia harus menunggu lebih lama untuk berjumpa dengan ayahnya yang kini sedang menjalani perawatan dan tidak bisa ditemui.
Selama menunggu kondisi ayahnya membaik dan bisa ia temui, tokoh aku tinggal di rumah milik ayahnya, namun jarang ditinggali. Di lingkungan itulah ia bertemu dengan Oma Jaya, seorang nenek yang menjadi tetangganya dan begitu penasaran dengan tokoh aku, saat mereka pertama kali bertemu. Oma Jaya memiliki keyakinan bahwa suaminya yang lebih dulu meninggal telah bereinkarnasi menjadi ikan mas koki yang suatu kali muncul di kamar mandinya secara tiba-tiba.
Karena tak ada satu pun teman yang tokoh aku kenal di kota S, J.J Henri berinisiatif membawa Muara, anak lelakinya, untuk bertemu si aku. Bermula dari obrolan seperti halnya perteman atau kakak beradik biasa, kisah mereka berubah menjadi sebuah romansa.
Tidak berhenti di situ, tokoh aku juga akan mengalami obrolan yang tak biasa dengan tokoh ikan mas koki bernama Sobron. Ikan mas koki raksasa yang konon adalah merupakan reinkarnasi dari mendiang suami Oma Jaya.
Di bagian akhir cerita si tokoh aku akhirnya bertemu dengan ayahnya yang ia nantikan. Lelaki kurus serta berambut panjang, si tokoh aku merasa bahwa wajahnya memang lebih mirip dengan ayahnya setelah kedua bertemu.
Dalam buku ini, karakter utama tidak diberi nama, pun tokoh ayah yang dia tunggu tidak benar-benar ditunjukkan nama aslinya, melaikan hanya nama panggilan. Tidak pula disebutkan apa nama penyakit yang diderita beberapa tokoh. Buku ini mengangkat isu yang tidak akan langsung disadari oleh pembaca. Ini adalah suatu bentuk satir yang mengangkat isu seorang anak yang menjadi korban dari problematika orang dewasa. Rasa senang dengan perlakuan hangat yang tidak bisa didapat dari orang tua, pengalaman pertama untuk setiap hal yang belum dilewati dan rasa kehilangan yang mendalam. Cerita mengalir seolah karakter aku hanyalah tokoh biasa pada umumnya, namun lebih dari itu. Pembaca akan melihat dua dunia yang berbeda dalam satu cerita, sehingga akan tetap memberikan emosi yang mengikat pada pembaca.
Mulanya buku ini ditulis bukan dimaksudkan untuk turut serta dalam sayembara, namun berkat dukungan teman dan keluarga, draf buku ini pun dikirimkan. Dengan buku ini, penulis Andina Dwifatma berhasil memenangkan sayembara menulis novel tahun 2012 oleh dewan kesenian Jakarta.
Judul: Semusim, Dan Semusim Lagi
Penulis: Andina Dwifatma
Penerbit: Gramedia
Tahun terbit: 2021
Jumlah halaman: 235
Peresensi: Karra Abhel
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

