Ruang Kehancuran yang Nestapa | Tebuireng Online

Ruang Kehancuran yang Nestapa | Tebuireng Online


Ilustrasi ruang kenestapaan yang menghancurkan (sumber: marhaenpress)

Ruang Hampa
Dia menjadi potongan bait-bait indah, hadiah dari tuhan
Senyumnya bagai tumbuh kehidupan
Hati yang di penuhi semak belukar
Kini di tanami bunga mekar merekah

Aku tidak menemukan dirinya pada peran-peran lainnya
Akankah ada lembaran baru setelah sad ending?
Atau bertahan pada ambang kebisuan yang hening?

Ruang itu telah lama ditinggalkan
Rasanya tidak ingin berganti objek
Kesunyiaan ini mengajarkan kesetiaan

Tidak tau arah, ruang itu akan diisi dengan objek yang baru
Atau masih dengan aksara yang lama


Danau Indah
Bercinta dengan diksi-diksi adalah pilihan
Berkasih dengna lirik-lirik nan romantis adalah tujuan
Tanpa sadar tatapan mata itu, aku melihatnya
Menerka, hampa

Asmaraloka jenuh bermain
Sangkalan dan perasaan menjadi kode etik dalam berlogika
Tidak ingin menjadi lautan luas
Cukup menjadi danau-danau indah
Meskippun pada akhirnya semu belaka


Nestapa Kehancuran
Tuan, Bagaimana mungkin aku dapat menggapai bayanganmu?
Jika ruang kosong itu masih tertutup rapat
Tuan, Aku te;ah berdialog kepada tuhan
Akas dia memberi petunjuk-Nya

Dan situasi pun semakin runyam
Seolah aku adalah bangkai yang rela tercabik-cabik
Dalam nestapa kehancuran


Ruang Bersembunyi
Perumpamaan yang telah kau jelaskan
Bertujuan memahamkanku
Cerita-ceritamu tentang ruang hampa
Perjalanan panjang hidupmu

Aku mendengar semuanya
Dalam ruang tersembunyi dan selalu bersembunyi
Aku menyukaimu tanpa harapan yang sia

Seketika aku tersenyum
Hanyut dalam bayang ingin memilikimu
Namun aku sadar sebelum tertampar
Bahwa ruangmu masih tertutup rapat



Penulis: Nabila Rahayu
Editor: Rara Zarary

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

 



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *