Yang Tertinggal dalam Diam | Tebuireng Online

Yang Tertinggal dalam Diam | Tebuireng Online


Kesunyian yang dinikmati sendirian (ilustrasi: viva)

Contents

Sepi yang Tidak Pernah Kosong

Ada sepi yang tak benar-benar kosong—
ia berisi langkah-langkah yang tertunda,
nama-nama yang tak lagi disebut,
dan doa-doa yang hanya sampai di langit-langit kamar.

Ia duduk bersamamu
saat tak ada yang paham,
dan anehnya,
kadang ia satu-satunya
yang tak menuntut apa-apa.

Sepi itu bukan musuh.
Ia adalah cermin—
tempat kau mulai mengenal
suaramu sendiri
tanpa gema dari siapa pun.


Hujan yang Tidak Jadi Turun

Awan telah berat,
langit berubah kelabu,
daun-daun menunggu
tetes pertama jatuh.

Tapi hujan tak jadi turun.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Mungkin karena langit sedang belajar
bahwa tak semua luka
harus ditumpahkan.

Ada perih yang cukup untuk diri sendiri,
dan senja sore itu
mengajarkan:
menahan pun bisa menjadi
cara mencintai dunia.


Surat yang Tak Pernah Dikirim

Ada surat yang kau tulis,
tapi tak pernah kau kirim.
Bukan karena ragu—
tapi karena kau tahu:
kata-kata itu hanya butuh keluar,
bukan sampai.

Ia tersimpan di laci ingatan,
bersama senyum yang pernah jatuh,
dan janji-janji yang memilih diam,
meski musim terus berubah.

Surat itu seperti kita:
pernah ingin menyapa,
tapi cukup diam,
karena kadang,
yang tak selesai
lebih tulus
dari yang dipaksakan utuh.



Penulis: Albii
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *