
Tebuireng.online- Upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda ditunjukkan oleh santri kelas 7 dan 8 SMP Persada Insan Nusantara, unit pendidikan di Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17. Pada Jumat, 26 September 2023, mereka berhasil melakukan panen sayur organik untuk yang ketiga kalinya.
Kebun organik yang dikelola para santri ini telah dirintis sejak awal tahun dengan menggunakan metode pertanian ramah lingkungan dan bebas bahan kimia berbahaya. Sayuran yang dipanen meliputi sawi pakcoy, sawi pagoda, dan kangkung. Hasil panen yang lezat dan menyehatkan ini menjadi pilihan ideal bagi konsumen yang peduli terhadap kesehatan.
Kegiatan panen berlangsung meriah dan dihadiri oleh Kepala Sekolah KH. Mohammad Husain, S.Pd., M.Si., guru kewirausahaan dan IPA, pembina santri, orang tua, serta masyarakat sekitar. Santri terlihat antusias saat memetik sayuran dan menjelaskan proses pertumbuhannya kepada para pengunjung.
Ibu Yesi Dyah Septiani, S.P., Guru Kewirausahaan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pendidikan kecakapan hidup (life skill).
“Selain mengajarkan keterampilan bertani, kegiatan ini menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, dan jiwa wirausaha kepada para santri,” ujar Ibu Yesi. Ia berharap keberhasilan ini menjadi bekal ilmu yang bermanfaat bagi santri di masa depan.
Semangat yang sama diungkapkan oleh para santri. Salah satunya, Azami, yang menyatakan kebahagiaannya melihat hasil kerja keras mereka. “Kami berharap bisa mengamalkan ilmu dan menjadi suatu keahlian dalam bidang wirausaha nantinya,” ucapnya. Santri lain, Faiz, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghasilkan sayuran sehat, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.
Panen sebagai Wadah Interaksi Produsen-Konsumen

Bagian penting dari kegiatan ini adalah penjualan hasil panen. Santri secara langsung memasarkan sayuran organik mereka kepada orang tua santri dan masyarakat, menciptakan hubungan yang lebih dekat antara produsen dan konsumen. Hal ini memberikan pengalaman berharga dalam berwirausaha.
Keberhasilan panen sayur organik di SMP Persada Insan Nusantara ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya terletak pada teori, tetapi juga pada praktik nyata yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat. Melalui usaha ini, para santri diharapkan dapat terus mengembangkan usaha, menginspirasi generasi mendatang, dan ikut andil dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Pewarta: M. Choiril
Editor: Sutan
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

