
Tebuireng.online— Santri kelas 3 Muallimin, Aflah Labib Tajuzzaman, berhasil meraih juara 2 dalam ajang Musabaqoh Qiroatul Kutub tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Pondok Pesantren An Nur, Lamongan. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Muallimin karena mampu mengharumkan nama lembaga di ajang bergengsi antarpondok pesantren se-Jawa Timur.
Menurut penuturan Aflah, dirinya awalnya sempat merasa ragu ketika ditunjuk oleh Ustadz Shobirin dari tim lomba Muallimin untuk mengikuti perlombaan tersebut. Keraguan itu muncul karena ia belum pernah mengkhatamkan kitab yang dijadikan materi lomba. Namun, berkat motivasi dari Ustadz Suprihatin, ia pun bertekad untuk berlatih dan mempersiapkan diri secara maksimal.
“Saya berlatih selama kurang lebih tiga minggu untuk menyiapkan lomba ini, dan akhirnya bisa mendapatkan juara 2,” ungkapnya.
Baca Juga: Santri Muallimin Raih Juara 2 Turnamen Futsal se-Jawa Timur
Dalam perlombaan, Aflah menghadapi tantangan berupa pertanyaan dari dewan juri seputar fiqih, nahwu, dan shorof yang cukup sulit. Meski demikian, ia bersyukur bisa menjawab dengan baik. Lawan yang ia hadapi pun bukan sembarangan, melainkan para santri dari berbagai pondok besar di Jawa Timur, di antaranya Pondok Mambaus Sholihin Gresik dan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo.

Motivasi Aflah mengikuti musabaqoh ini tak lepas dari kecintaannya dalam mempelajari kitab kuning. Ia mengaku sangat senang bisa mendalami isi kitab, meski masih banyak hal yang belum sepenuhnya ia kuasai. “Saya senang sekali dengan kitab kuning, tapi saya harus terus belajar karena masih banyak yang belum saya kuasai,” jelasnya.
Baca Juga: Santri Muallimin Antusias Ikuti Forum Bahtsul Masail
Atas prestasinya ini, Aflah merasa sangat bangga karena diberi kepercayaan untuk mewakili Muallimin dan menyumbangkan trofi kejuaraan. Ia berharap pencapaian ini tidak membuatnya cepat puas, melainkan menjadi pemicu semangat untuk terus giat belajar. Selain itu, ia juga ingin prestasinya mampu memberikan motivasi bagi teman-teman sepondok agar lebih bersemangat dalam mengkaji kitab kuning.
“Semoga ini tidak membuat saya puas, dan semoga bisa membuat saya untuk semakin giat lagi dalam belajar. Juga semoga bisa memberikan motivasi untuk teman-teman saya,” harapnya.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

