
Roblox merupakan platform game online populer yang memungkinkan pengguna, terutama anak-anak dan remaja, untuk membangun dunia digital dan berinteraksi dengan orang lain. Namun, platform ini juga memiliki beberapa issue yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah minimnya penyaringan konten yang dapat membahayakan keselamatan anak.
Roblox memungkinkan pengguna untuk membuat dan membagikan konten mereka sendiri, yang dapat berupa game, model 3D, atau bahkan interaksi sosial. Namun, minimnya penyaringan konten membuat anak-anak terpapar pada konten yang tidak sesuai untuk usia mereka. Konten tersebut dapat berupa kata-kata kasar, gambar yang tidak pantas, atau bahkan interaksi yang tidak aman dengan orang lain.
Baca Juga: Tragedi Raya dan Cermin Buram Kesadaran Kesehatan Kita
Minimnya penyaringan konten di Roblox dapat memiliki dampak yang signifikan bagi anak-anak. Mereka dapat terpapar pada konten yang tidak sesuai untuk usia mereka, yang dapat mempengaruhi perkembangan psikologis dan emosi mereka. Anak-anak juga dapat menjadi korban bullying atau pelecehan online, yang dapat memiliki dampak jangka panjang pada kesehatan mental mereka.
Dilansir dari laman website Kominfo.prov Jatim Abdul Mu’ti seorang Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sudah melarang anak-anak untuk memainkan Roblox. Game ini disebut memuat adegan kekerasan, bahkan konten berbau pornografi, sadisme, horor, pergaulan bebas, hingga inses.

“Kami melihat ada 15 game dalam roblox yang teridentifikasi paling berbahaya yang mungkin ditemukan oleh anak-anak, dalam pornografi, sadisme, horor, kecemasan, pergaulan bebas hingga yang sedarah. Kondisi ini menunjukkan akses teknologi tanpa pengawasan orang dewasa bisa berdampak serius terhadap kondisi psikologis anak,” ujar Syaiful, Senin (11/8/2025).
Siapa sangka game yang banyak dimainkan oleh anak-anak ini ternyata bisa membahayakan mereka, Banyak kasus yang beredar tentang bahaya bagi para pengguna game roblox, tak hanya terjadi di Indonesia namun di luar negeri sudah banyak terjadi kasus kasus yang berawalan dengan memainkan game tersebut.
Seperti kasus penculikan anak usia 10 di Amerika Serikat, Matthew Macatuno Naval (27) asal California Amerika serikat ditahan pada Minggu (13/4) atas tuduhan penculikan serta tindakan seksual ilegal terhadap anak di bawah umur yang dia kenal memalalui game roblox dan aplikasi discord.
Roblox tidak hanya dimainkan oleh kalangan anak kecil saja tetapi semua kalangan juga memainkan game tersebut, tidak ada batasan usia untuk memainkannya. Hal itu juga yang menjadi awalan munculnya predator-predator anak, banyak bermunculan di media sosial tentang konten-konten yang kadang di anggap tidak senonoh di game tersebut.
Baca Juga: Pendapat Konten Kreator di Medsos, Jangan Mudah Percaya!
Pengembang Roblox memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa platform mereka aman dan sesuai untuk anak-anak. Mereka perlu meningkatkan penyaringan konten untuk mencegah konten yang tidak sesuai untuk anak-anak. Selain itu, mereka juga perlu menyediakan fitur keamanan yang lebih baik untuk melindungi anak-anak dari interaksi yang tidak aman dengan orang lain.
Orang tua juga memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan anak-anak mereka saat menggunakan Roblox. Mereka perlu memantau aktivitas anak-anak mereka di platform dan memastikan bahwa mereka tidak terpapar pada konten yang tidak sesuai. Orang tua juga perlu berbicara dengan anak-anak mereka tentang keamanan online dan bagaimana cara menggunakan platform dengan aman.
Untuk mengatasi masalah minimnya penyaringan konten di Roblox, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan. Pertama, pengembang Roblox perlu meningkatkan penyaringan konten untuk mencegah konten yang tidak sesuai untuk anak-anak. Kedua, orang tua perlu memantau aktivitas anak-anak mereka di platform dan memastikan bahwa mereka tidak terpapar pada konten yang tidak sesuai. Ketiga, pemerintah perlu mengatur platform online seperti Roblox untuk memastikan bahwa mereka memenuhi standar keamanan yang tinggi.
Baca Juga: Menyoal Fenomena ‘Influencer’ & Flexing di Medsos
Minimnya penyaringan konten di Roblox merupakan ancaman bagi keselamatan anak. Pengembang, orang tua, dan pemerintah perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa platform online seperti Roblox aman dan sesuai untuk anak-anak. Dengan meningkatkan penyaringan konten, memantau aktivitas anak-anak, dan mengatur platform online, kita dapat melindungi anak-anak dari konten yang tidak sesuai dan memastikan bahwa mereka dapat menggunakan platform online dengan aman.
Penulis: Ayu Amalia
Editor: Rara Zarary
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

