Mahasantri Ma’had Aly Tebuireng Raih Juara II MQK Tingkat Kota Tangerang

Mahasantri Ma’had Aly Tebuireng Raih Juara II MQK Tingkat Kota Tangerang


Syifa Ulfiyah, mahasantri semester 5, berhasil meraih juara kedua dalam ajang Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kota Tangerang yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2025. Foto: Pewarta
Syifa Ulfiyah, mahasantri semester 5, berhasil meraih juara kedua dalam ajang Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kota Tangerang yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2025. Foto: Pewarta

Tebuireng.online– Mahasantri Ma’had Aly Tebuireng kembali mengukir prestasi di luar kampus. Syifa Ulfiyah, mahasantri semester 5, berhasil meraih juara kedua dalam ajang Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kota Tangerang yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2025. MQK kali ini diikuti oleh 24 peserta, yang merupakan perwakilan dari berbagai daerah di Kota Tangerang. Dalam perlombaan, Syifa berkompetisi dengan materi kitab Nihayatuz Zain.

Syifa mengaku bersyukur atas pencapaiannya, yang menjadi buah dari konsistensi belajar kitab kuning. “Alhamdulillah saya bersyukur, bisa membahagiakan orang tua dan membawa nama baik Ma’had Aly Tebuireng ketika ditanya ‘sekarang kuliah di mana’,” ungkapnya.

Keberhasilan ini diraih Syifa meski dengan waktu persiapan yang sangat singkat, yakni kurang dari satu bulan. Persiapan intensif bahkan baru dilakukan H-7 menjelang lomba, karena sebelumnya ia harus fokus menyelesaikan ujian komprehensif kampus. Menariknya, seluruh proses latihan dilakukan secara mandiri.

Syifa menjelaskan, tantangan utama dalam lomba MQK adalah ketika maqro’ (materi bacaan) tidak ditentukan secara spesifik, yang berarti peserta harus siap membaca dan menjelaskan seluruh isi kitab. Beruntung, materi yang keluar kali ini sudah pernah ia pelajari.

Dalam penilaian, dewan juri memperhatikan beberapa aspek krusial, seperti ketepatan qira’ah sesuai kaidah nahwu dan shorof, ketepatan penjelasan, serta kemampuan menjawab pertanyaan yang meliputi ilmu nahwu dan fiqih.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Yang paling berkesan, ini kali pertama saya ikut lomba di Kota Tangerang, membawa nama Ma’had Aly Tebuireng, dan langsung mendapat juara,” katanya.

Ia berharap ke depannya bisa terus mengembangkan diri baik dalam prestasi akademik maupun non-akademik serta tetap istiqomah dalam menuntut ilmu. Kecintaannya pada ilmu nahwu dan shorof menjadi alasan utama mengapa ia memilih lomba MQK.

“Saya senang baca kitab, terutama karena saya memang suka nahwu shorof,” ujarnya.

Prestasi ini mendapat tanggapan positif dan dukungan penuh dari para dosen di Ma’had Aly Tebuireng.


Pewarta: Albi

Editor: Sutan



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *