Bu Nyai Lelly Pimpin Rihlah dan Pengajian Rabu Pon Muslimat NU Diwek

Bu Nyai Lelly Pimpin Rihlah dan Pengajian Rabu Pon Muslimat NU Diwek


Bunyai Lelly Lailiyah Hakim, istri KH. ABdul Hakim Machfudz memimpin jama’ah Muslimah NU Diwek, yang dimulai di depan gedung KH. Yusuf Hasyim (foto: fatih)

Tebuireng.online— Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Diwek kembali menunjukkan eksistensinya dalam memperkuat tradisi keilmuan dan spiritualitas dengan mengadakan kegiatan rihlah jamaah pengajian rutin Rabu Pon, yang diawali di Pesantren Tebuireng, Rabu (17/9/2025), dan dibuka oleh Ibu Nyai Hj. Lelly Lailiyah Hakim.

Kegiatan pengajian Rabu pon dilakukan satu bulan sekali pada Jam 13.00-15.00 WIB, di gedung KH. Yusuf Hasyim. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jamaah Muslimat NU dari berbagai ranting se-Kecamatan Diwek, yang dengan penuh semangat mengikuti agenda rutin tersebut.

Sebagai media pembinaan ruhani, penguatan akidah, dan juga penanaman nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah arus globalisasi yang semakin kompleks, yang menghadirkan pembicara langsung oleh wakil katib PCNU Jombang, sekaligus Dzuriyyah KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, Gus Variz Muhammad Mirza.

Baca Juga:Mengenal Nyai Djuaesih, Pelopor Berdirinya Muslimat NU 

Seperti biasanya, pengajian Rabu Pon ini menjadi salah satu momen penting bagi jamaah Muslimat NU untuk menguatkan tali silaturahim, memperdalam ilmu agama, sekaligus meneguhkan peran Muslimat NU sebagai penggerak dakwah di tengah masyarakat. Kegiatan kali ini terasa lebih istimewa karena diadakan agenda rihlah, dengan diisi kegiatan Ziarah kubur makam auliya dan kunjungan wisata.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ibu Lilik Askiyah selaku salah satu panitia kegiatan menjelaskan, ada beberapa makam dan tempat wisata yang akan dikunjungi dalam agenda rihlah kali ini:

  1. Makam Syaikh Suluki
  2. Ki Ageng Basyariah, Kuncen Caruban
  3. Masjid An-Nahda (Bojonegoro)
  4. Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno Kuncen (Madiun)
  5. Malioboro Madiun dan pusat oleh-oleh

Pengajian ini juga mendapat dukungan penuh dari Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSTP) dalam segi pendanaan demi keberlangsungan kegiatan pengajian tersebut.

Ibu Nyai Hj. Lelly Lailiyah, istri Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, mengatakan “kegiatan ini sangat baik dan mulia karena terdapat majelis Ilmu, meski kita sudah memasuki usia tua tidak akan menghalangi untuk terus tholabul ilmi dengan diniati untuk mencari ridho Allah semata,” tutur beliau.

Ibu Lutfiyah selaku koordinator Jam’iyah Pengajian Rabu pon mengatakan, “dengan melibatkan Pondok Pesantren Tebuireng, kami sepakat dan yakin jama’ah kita akan mendapatkan keberkahan wabil khusus masyarakat sekitar Cukir,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu terbukti dengan semakin meledaknya jama’ah sekarang bukan hanya di lingkungan Cukir, tapi di seluruh lingkup kabupaten Jombang. Jamaah Muslimat NU tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Baca Juga: Para Perintis Muslimat NU yang Tak Banyak Dikenal

“Banyak di antara mereka yang merasa bersyukur dapat meluangkan waktu untuk hadir dan bersama-sama menimba ilmu. Selain pengajian, kegiatan rihlah ini juga mempererat rasa kebersamaan antar anggota Muslimat NU, di mana mereka saling berinteraksi, berbagi pengalaman, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” tambahnya.

Diakhir wawancara, ia mewakili jamaah menyampaikan harapannya, “semoga pengajian rutin Rabu Pon tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga membawa dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari jamaah. Semoga kegiatan ini mampu menambah keberkahan hidup, memperkokoh iman, serta menjadi ladang amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” harapnya.

Semangat kebersamaan ini, Muslimat NU Diwek berkomitmen untuk terus melestarikan tradisi pengajian Rabu Pon sebagai wujud nyata pengabdian kepada Allah, agama, bangsa, dan organisasi.

“Kegiatan rihlah kali ini menjadi bukti nyata bahwa Muslimat NU tidak hanya berperan di lingkup rumah tangga, tetapi juga turut aktif dalam kegiatan sosial keagamaan yang memperkuat peradaban Islam Nusantara.” Pungkasnya.



Pewarta: Fatih Maulana
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *