
Tebuireng.online— Dua siswi SD Islam Tebuireng (SDIT) Kesamben berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Satria Dewa Cup 1, kejuaraan renang antar klub yang digelar di Kolam Renang Tirta Satria, Jabon, Jombang, Sabtu (9/8/2025). Kompetisi ini merupakan agenda rutin Ikatan Klub Renang se-Kabupaten Jombang di bawah pengawasan Dispora Kabupaten Jombang, khusus untuk kelompok umur kelahiran 2015.
Kedua delegasi, Rona Ibtihalul Abiah dan Raissa Putri Elysia S., tergabung dalam klub renang Cahaya Tirta Sumobito. Mereka berkompetisi bersama 20 peserta lain di masing-masing nomor lomba, yang mencakup lima gaya renang: Gaya Bebas 50 meter, Gaya Dada 50 meter, Gaya Kupu 50 meter, Gaya Punggung 50 meter, dan Gaya Ganti 100 meter.
Baca Juga: Prestasi Gemilang SDIT Kesamben di Ajang Olimpiade dan Kompetisi Nasional
Prestasi yang diraih:
-
Rona Ibtihalul Abiah
Majalah Tebuireng
* Juara 1 Gaya Dada 50 M
* Juara 2 Gaya Bebas 50 M
* Juara 2 Gaya Kupu 50 M
* Juara 3 Gaya Punggung 50 M
* Juara 2 Gaya Ganti 100 M
* Juara 2 Gaya Dada 50 M
* Juara 2 Gaya Punggung 50 M
* Juara 3 Gaya Kupu 50 M
* Juara 3 Gaya Ganti 100 M
Rona bercerita bahwa hobinya di dunia renang sudah ada sejak kecil. “Memang hobi renang dari TK,” ujarnya. Saat ini ia rutin mengikuti kelas renang di Sumobito dan berlatih enam hari dalam seminggu. “Latihannya Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, sama Minggu,” tambahnya. Dari semua gaya yang dilombakan, ada satu yang menurutnya cukup sulit. “Paling susah gaya punggung, soalnya sering kemasukan air,” katanya sambil tertawa kecil.
Meski begitu, ia tetap bertekad untuk terus mengasah kemampuannya. “Cita-cita nanti jadi TNI AL. Senang bisa dapat juara, kemarin juga dapat hadiah makan bareng keluarga,” ungkapnya dengan bangga.
Baca Juga: Prestasi Siswi SD Islam Tebuireng di Olimpiade Bahasa Inggris Kids Fest
Berbeda dengan Rona, Raissa justru memulai renang karena dorongan keluarga. “Ikut kelas renang ini karena disuruh mama,” tuturnya. Meskipun awalnya hanya mengikuti keinginan sang ibu, ia mengakui bahwa proses latihan menjelang lomba membuatnya semakin bersemangat.
“Seneng, bangga. Latihan sebelum ikut lomba, Cuma kemarin itu kesulitannya di gerakan tangan, kurang luwes,” jelasnya. Hasil kerja keras itu terbayar manis. “Pas dapat juara dikasih piagam sama medali,” ucapnya sambil tersenyum. Raissa juga sudah menetapkan impian untuk masa depannya. “Cita-cita pengen jadi dokter anak,” katanya mantap.
Ustadz Dzikron, guru pendamping, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian kedua siswi tersebut. “Hampir di semua nomor mereka berhasil menyabet juara. Semoga tetap fokus pada bakat, terus berlatih, dan bisa mewakili Kabupaten Jombang di ajang yang lebih besar,” harapnya.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

