Pesan untuk Santri Kelas Akhir, Kiai Mukhtar: Lulus Husnul Khotimah

Pesan untuk Santri Kelas Akhir, Kiai Mukhtar: Lulus Husnul Khotimah


Para santri Tebuireng tingkat SMA A WH saat mengikuti acara maulid Nabi dan pelantikan pengurus wisma (foto: pembinawisma)

Tebuireng.onilne— Santri tingkat SMA AWH Tebuireng serentak ikut acara perayaan maulid Nabi Muhammad, yang diselenggarakan di belakang masjid pondok putra atau di depan wisma Kyai Ilyas, pada Kamis (18/9/2025) malam.

Tidak hanya memperingati maulid nabi, malam itu juga ada rangkaian acara pelantikan pengurus wisma dan peresmian acara Jam’iyah. Pada acara pelantikan pengurus wisma di pimpin oleh Ustadz Anam Muhyiddin, sedangkan untuk pembukaan Jam’iyah dibuka oleh Ustadz Slamet Habib, Kepala Pondok Putra Pesantren Tebuireng.

Pada malam itu juga menghadirkan Kiai Mukhtar Syafi’i, menyampaikan mauidah hasanah. Beliau menyampaikan beberapa hal terutama kepada kelas 12 SMA yang akan lulus. Pak PM (Pak Mukhtar) sapaan akrab beliau, berpesan kepada kelas akhir untuk tidak neko-neko (macam-macam) karena sebentar lagi akan lulus.

Baca Juga: Pesantren Sains Tebuireng Gelar Maulid Nabi, Santri Diingatkan Pentingnya Hal Ini

“Diharapkan ketika lulus menjadi lulusan yang husnul khatimah karena masa dirosah (pembelajaran) hanya sekitar kurang dari 6 bulan,” ungkapnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kiai Mukhtar juga berpesan kepada santri yang akan melanjutkan jenjang pendidikan perguruan tinggi. Beliau berpesan untuk harus at-Tamassuk atau al-I’timad (berpegang teguh) kepada Nahdlatul Ulama agar tidak terpapar paham-paham yang salah.

Menurut beliau santri Tebuireng itu unik, karena kebiasaan memimpin temannya sendiri.

“Hal inilah yang diajarkan Tebuireng untuk menjadi Imamah (pemimpin) seperti KH. Wahid Hasyim,” terangnya.

Kiai Mukhtar juga berpesan kepada santri yang lain untuk selalu optimis manjadi baik, “contoh semisal ketika melihat Quran atau orang yang ceramah tentang Quran maka kita berdoa allahumma ma’al Quran (ya Allah jadikanlah aku sebagai orang yang selalu membersamai al-Quran),” pesannya.

Baca Juga: Ribuan Santri Peringati Maulid Nabi di Masjid Pesantren Tebuireng

Lalu ketika melihat Ka’bah, lanjutnya, kemudian berdoa allahumma ballighna nazuruh (ya Allah sampaikanlah aku untuk menziarahinya).

“Dan yang terakhir ketika melihat orang alim kita berdoa allahumma ij’alna minhum (ya Allah jadikanlah aku sebagai salah satu golongan dari mereka).” Tutupnya memberi pesan para santri.



Pewarta: Nurdiansyah Fikri Alfani

Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *