
Langkah Ayah
Setiap pagi ia pergi
membawa tubuh dan harapan
menyusuri jalanan sunyi
dengan bekal keyakinan dan keringat
tak pernah ia bicara banyak
tapi tangannya penuh arti
setiap pulang membawa senyum
meski tubuhnya tinggal sisa hari
di matanya
masa depan anak-anaknya tumbuh
meski di hatinya
lelah bersarang tanpa jeda
Sepatu Tua di Depan Pintu

Sepatu tua itu tak pernah rewel
ia setia menunggu pagi
menjadi saksi kaki yang tak pernah mundur
meski batu sering menyapa
ayah mengenakan sepatu itu
seperti memakai janji
untuk selalu pulang
untuk selalu kuat
anak anak tidur tenang
sementara ayah terjaga oleh mimpi
bukan mimpinya sendiri
tapi mimpi yang ia wariskan
Peluh yang Sunyi
Di dahi ayah ada peluh
yang tak pernah minta diusap
ia mengalir bersama cinta
yang tak pernah diceritakan
ayah adalah siang
yang menunda istirahat
demi malam anak anaknya
tetap penuh Cahaya
ia bukan kata kata
ia adalah tindakan
yang tak pernah menagih balasan
selain tawa pulang dan sekolah yang lancar
Penulis: Ummu Masrurah
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

