Menapaki Jejak Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari di Pesantren Al Hamdaniyah

Menapaki Jejak Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari di Pesantren Al Hamdaniyah


Dzurriyah dan Mudir Pesantren Tebuireng saat berada di kamar Kiai Hasyim Asy’ari saat mondok di Pesantren Al Hamdaniyah Sidoarjo (foto: irsyad)

Tebuireng.online— Setelah mengunjungi Pesantren Al Khoziny, para Pimpinan unit se-Tebuireng Raya sempat berkunjung ke Pesantren Al-Hamdaniyah di Siwalan panji, Buduran, Sidoarjo yang tempatnya tidak jauh dari Pesantren Al Khoziny pada Rabu (8/10). Mereka disambut hangat oleh Pengasuh Al Hamdaniyah yang sekarang yakni KH. Hasyim Fakhrur Rozi.

Al Hamdaniyah menjadi salah satu pesantren yang pernah ditempati oleh KH. Hasyim Asy’ari untuk mencari ilmu. Hingga kini, kamar tidur Kiai Hasyim tetap ada dan terjaga baik oleh pihak pesantren. Tidak sedikit orang bahkan Kiai sering mengunjungi kamar tersebut.

Baca Juga: Pesantren Tebuireng Salurkan Donasi untuk Pesantren Al Khoziny Sidoarjo

Tidak hanya pendiri Pesantren Tebuireng, Pendiri Pesantren Al Khoziny dan Pendiri Pesantren Gontor pernah mencari ilmu di Al Hamdaniyah.

“Alhamdulillah pondok ini telah mencetak para Ulama dan pendiri beberapa pondok besar di Indonesia, semoga pondok ini dan juga para penerus pondok khususnya Tebuireng dapat terus mencetak para Ulama baru di masa sekarang dan yang akan datang,” ungkap Gus Ahmad Huda Dzurriyah Al Hamdaniyah.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Secara sanad keilmuan, Pengasuh Pesantren Al Khoziny dan KH. Hasyim Asy’ari memiliki sanad yang sama, keduanya diangkat menjadi menantu Kyai Ya’qub pengasuh Al Hamdaniyah kala itu. Disamping itu, terdapat hal unik dari pesantren Al Khoziny dan Al Hamdaniyah.

Gus Fahmi dan Pak Haji Lukman tampak menyusuri kamar Kiai Hasyim saat mondok di Al Hamdaniyah

Sesuai keterangan, kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi Al Khoziny, pelaksanaan mata kuliah dilakukan pada malam hari sedangkan kegiatan pondok dilaksanakan pada siang hari.  Saat ini, pesantren Al Hamdaniyah tetap eksis dengan memiliki 700 santri dari mulai MI hingga perguruan tinggi.

Pada kesempatan itu, Gus Fahmi selaku Dzurriyah Tebuireng berharap agar para santrinya dapat berkunjung dan meneladani akhlak Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari terutama dalam mencari ilmu.



Pewarta: Bakhit Jauharullaudza
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *