
Tebuireng.online— Organisasi Santri SMP A Wahid Hasyim (OSAS) menggelar pembukaan Jamiyah yang diselenggarakan di Shelter wisma SZ & SH unit SMP AWH, pada Kamis (31/7/2025). Kegiatan tersebut menjadi ajang pembukaan kegiatan-kegiatan jamiyah yang rutin dilaksanakan oleh teman-teman Organisasi Santri SMP A Wahid Hasyim.
Pada pembukaan kegiatan Jamiyah tersebut, Ustadz. Abdul Mu’in selaku koordinator unit SMP AWH, menungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh jajaran pengurus teman-teman OSAS yang telah menyiapkan kegiatan pembukaan Jamiyah, hingga sebaik mungkin.
“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman OSAS periode 2025-2026 serta pembinanya yang telah menyiapkan acara ini sebaik mungkin,” ungkapnya membuka sambutannya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa para santri SMP yang terdiri dari kelas 1 dan kelas 2, semua harus bersama-sama menghormati acara ini, karena akan mendatangkan banyak sekali manfaat untuk semuanya.
Baca Juga: Gus Mirza Ungkap 3 Kriteria Santri Saat Belajar di Pondok Pesantren

Ustadz Mu’in, juga menungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan yang telah disusun oleh jajaran pengurus OSAS periode 2025-2026 kedepannya akan banyak sekali memberikan manfaat untuk kita semua kelak ketika sudah berada di tengah-tengah masyarakat.
“Di tahun ini banyak sekali program-program yang telah dirancang oleh organisasi OSAS periode 2025-2026. Saya berharap sampeyan semua bisa mengikuti program-program yang telah disusun dan direncanakan oleh teman-teman OSAS, karena program-program yang akan dijalankan oleh OSAS adalah kegiatan yang akan mendatangkan manfaat untuk kalian semua ketika sudah berada di rumah dan di masyarakat,” tuturnya.
Pada kegiatan pembukaan jamiyah tersebut, turut hadir pula Kepala Pondok Putra Pesantren Tebuireng, yakni Ustadz Slamet Habib, yang mana beliau menyempatkan untuk memberikan nasihat dan doa ke para santri agar ilmunya diberikan manfaat oleh Allah.
“Semoga kalian semua akan menjadi anak yang sholeh dan ilmunya bermanfaat serta berkah. Maka bila ingin mendapatkan itu semua, kalian haru bisa mematuhi segala peraturan pondok yang ada,” ungkapnya.
Baca Juga: OSAS Gelar Penutupan Jamiyah dan Pelantikan Pengurus Baru
Ia berharap, semoga yang berada di sini, sudah bisa merasakan betah berada di dalam pondok pesantre, karena akan merasa rugi bila ada dari santri yang justru tidak betah di dalam pondok, karena untuk bisa masuk ke Pondok Pesantren Tebuireng itu sulit.
“Banyak santri yang ingin masuk ke tebuireng tapi tidak bisa diterima oleh Pesantren Tebuireng, maka saya berharap teman-teman santri bisa belajar bersungguh-sunngguh untuk dapat menggapai cita-cita kalian semua.” Tutupnya.
Pewarta: Dimas Setyawan Saputro
Editor: Rara Zarary
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

