Anak-anak Kemarin | Tebuireng Online

Anak-anak Kemarin | Tebuireng Online


Ilustrasi dunia anak (sumber: greatmind)

Aku dan Sapu di Tangan Kiri

Setiap pagi aku menyapu jalanan
Debu debu kota jadi teman harian
Orang berlalu tak banyak yang menatap
Tapi aku punya mimpi yang tak bisa lenyap

Di balik seragam lusuh dan sandal tipis
Ada cita cita yang tak bisa ditulis
Bukan sekadar ingin jadi orang kaya
Tapi jadi seseorang yang bisa mengubah dunia

Aku ingin sekolah tinggi
Membaca buku mengerti isi bumi
Bukan hanya menyapu sisa semalam
Tapi membersihkan luka dalam sistem yang kelam

Tak apa jika kini aku dianggap kecil
Suatu hari aku akan berdiri tegak
Tak lagi di jalanan
Tapi di panggung dunia membawa perubahan

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Dalam Gelap Aku Terbang

Ketika dunia lelah dan mata mulai berat
Aku rebah di tikar tua menatap langit langit retak
Namun di kepalaku dunia tak retak
Ia utuh indah dan penuh warna yang tak bisa kumiliki di siang hari

Aku bermimpi jadi putri di istana angin
Atau astronot yang melayang ringan di orbit
Kadang aku penyair yang kata katanya menyembuhkan
Kadang aku burung bebas tanpa tujuan

Malam adalah pelarian
Tempat mimpi tak dihakimi logika
Dalam tidurku aku tak miskin
Tak lemah tak sendiri aku adalah ratu semesta

Meski fajar selalu datang membangunkan
Aku tetap menyimpan potongan mimpi itu
Karena kadang yang membuat kita bertahan
Adalah khayalan yang tak pernah pergi walau pagi datang


Langkah yang Tak Akan Lelah

Hari ini mungkin belum sempurna
Tapi esok selalu menjanjikan cahaya
Seperti embun yang setia di pagi hari
Masa depan datang meski kita tak selalu siap menyambutnya

Aku menanam harapan di tanah yang keras
Menyiramnya dengan luka
Membiarkannya tumbuh bersama doa
Karena aku percaya waktu tak pernah sia sia

Esok bukan sekadar hari baru
Ia lembaran kosong yang bisa kutulis ulang
Dengan tinta perjuangan
Dan tanda tangan tekad yang tak goyah

Meski ragu kadang datang mengetuk
Aku tak akan berhenti berjalan
Karena di ujung sana
Masa depan sedang menungguku
Dengan senyum yang belum sempat kulihat



Penulis: Albii
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *