Santri Tebuireng Kesamben Raih Juara 2 Musabaqah Qiroatil Kutub

Santri Tebuireng Kesamben Raih Juara 2 Musabaqah Qiroatil Kutub


Santri Tebuireng Kesamben foto bersama piagam penghargaan (foto: istimewa)

Tebuireng.online— Husnatul Cyifa Anggraini, santriwati kelas 8E Pesantren Tebuireng Putri Kesamben, berhasil meraih juara 2 dalam lomba Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) yang digelar dalam rangka Hari Santri Tebuireng 2025. Lomba ini berlangsung pada Rabu, (15/10/2025), berlokasi di MA Sains Tebuireng Putri Kesamben.

Lomba MQK merupakan ajang membaca dan memaknai kitab karangan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari, Adabul ‘Alim wal Muta’allim, yang diikuti oleh seluruh unit SLTP se-Tebuireng Raya. Masing-masing unit mengirim tiga delegasi untuk mengikuti lomba ini. Penyelenggara kegiatan adalah panitia Hari Santri Nasional Tebuireng 2025.

Baca Juga: Ini Peraih Juara 3 Lomba Daur Ulang Sampah di HSN 2025

Husna, santriwati asal Bontang, Kalimantan Timur kelahiran 7 Mei 2011, awalnya tidak memiliki keinginan untuk mengikuti lomba. Namun, setelah ditunjuk sebagai peserta, ia menjalani latihan intensif setiap hari usai salat Ashar hingga Maghrib, dilanjutkan setelah ngaji bandongan hingga larut malam. Proses latihan berlangsung selama dua minggu lebih tiga hari di bawah bimbingan Ustadzah Devi Afiyati Sullam, S.Ag.

Pada saat perlombaan, Husna mendapat maqso’ kitab yang diinginkan sehingga dapat tampil lebih percaya diri. Meskipun sempat terhenti karena lupa beberapa lafadz makna Jawa dan terjemahan Indonesia, ia tetap berhasil menyelesaikan penampilannya dengan baik. Penilaian lomba meliputi kelancaran membaca dan memaknai (60 poin), terjemahan Indonesia (20 poin), serta pemahaman nahwu-shorof (20 poin).

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Kesannya tentu sangat bangga sekali. Saya tidak menyangka bisa mengalahkan dua delegasi Madrasah Mu’allimin yang sudah terbiasa membaca kitab,” ujar Husna.

Baca Juga: Semarak HSN 2025, Lomba Melukis Santri Tebuireng Angkat Tema Jihad Lingkungan

Melalui lomba ini, ia mengaku mendapat banyak pengalaman dan teman baru dari luar unit Kesamben. “Hal yang menarik dari lomba ini, saya bisa dapat teman baru dan tahu cara membaca kitab kuning kosongan dengan baik dan benar,” tambahnya.

Husna berharap prestasi ini menjadi awal untuk terus berkembang di berbagai bidang. “Harapan saya ke depannya bisa lebih berprestasi lagi dan memiliki banyak pengalaman,” katanya.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *