Angkat Isu Urban Farming, Mahasantri Tebuireng Raih Juara 2 KTIQ

Angkat Isu Urban Farming, Mahasantri Tebuireng Raih Juara 2 KTIQ


Mahasantri Ma’had Aly Hasim As’ari Tebuireng foto bersama piagam penghargaan usai dinobatkan sebagai juara (foto: istimewa)

Tebuireng.online— Mahasantri Ma’had Aly Hasim Asy’ari Tebuireng, Ilham Dzikri Akbar, berhasil meraih juara 2 dalam ajang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) tingkat Kota Cilegon yang digelar LPTQ pada 27–28 September 2025 lalu di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon Banten.

Menurut santri asal Cilegon ini, perlombaan KTIQ terbilang cukup menantang. Peserta dikumpulkan dalam satu ruangan, masing-masing difasilitasi laptop dari panitia yang hanya berisi lembar kosong Microsoft Word. Tanpa akses internet, mereka diberi waktu 9 jam penuh, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, untuk menulis sebuah karya ilmiah sepanjang 12 hingga 15 halaman lengkap dengan daftar pustaka.

“Semua bahan bacaan pun harus berupa hard file yang dibawa sejak awal. Dengan aturan tersebut, lomba benar-benar menguji sejauh mana pemikiran peserta sudah matang dikonsep sejak jauh hari,” ceritanya saat diwawancarai, Kamis (2/10) melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga: Mahasantri Tebuireng Raih Juara Lomba KTIQ Tingkat Jawa Timur

Lelaki kelahiran 8 Maret 2005 ini mengaku awalnya tidak terpikir untuk mengikuti lomba cabang KTIQ. Namun, pihak Kecamatan Cilegon meminta dirinya mewakili bidang tertentu. Kedua orang tua dan kakaknya kemudian mendorong Ilham memilih KTIQ, terlebih sang kakak pernah melaju hingga tingkat provinsi. Dari situlah ia mulai dibimbing secara intensif oleh keluarga, terutama kakaknya, Utami, serta mendapat arahan dari Dr. Muhsin, dosen pembimbing di Ma’had Aly Tebuireng.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Alhamdulillah qodarullah, dengan usaha, doa, dan dukungan orang tua, guru, serta teman-teman, saya bisa lolos final dan meraih juara 2,” ungkapnya.

Ilham memilih tema “Urban Farming: Intensifikasi Pangan di Kota Cilegon”. Alasan ia memilih tema ini adalah untuk menyoroti fenomena berkurangnya lahan pertanian di daerah industri seperti Cilegon akibat alih fungsi menjadi kawasan industri, pemukiman, dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, urban farming bisa menjadi solusi atas menyusutnya produktivitas pertanian.

Proses latihan jelang lomba dilakukan cukup singkat, sekitar satu minggu penuh. Ia mengaku kesulitan terbesar adalah membiasakan diri menulis dengan kejaran waktu. “Biasanya saya menulis santai, tapi di lomba harus mengejar target halaman dengan waktu yang sempit,” ujarnya. Meski begitu, pengalaman pertama ini memberinya pelajaran besar.

Baca Juga: Menggali Pemikiran Hadratussyaikh, Mahasantri Sabet Juara 2 MQK Nasional

Penilaian dewan juri berfokus pada retorika penulisan, logika pesan, kaidah bahasa, serta kebaruan (novelty) gagasan. Ilham sendiri masih merasa harus banyak belajar, terutama karena belum menguasai semua kitab tafsir. Saat ini ia masih mendalami Tafsir Al-Azhar, Al-Misbah, Jalalain, dan Ibnu Katsir.

Dr. Muhsin selaku dosen pembimbing di Ma’had Aly Tebuireng turut memberikan komentar singkat sebelum Ilham melangkah ke babak final. “Beliau hanya berpesan agar pembahasan Al-Qur’annya diperbanyak, dan kalau bisa ditulis sampai 15 halaman,” tutur Ilham.

Atas prestasi ini, Ilham menerima piala, sertifikat, serta uang pembinaan. Selain itu, ia juga mendapatkan apresiasi tambahan berupa uang saku dari Camat sebesar Rp.250.000 setelah meraih juara, ditambah sebelumnya diberi uang bensin Rp.500.000 untuk mengikuti lomba.

Baca Juga: Bacakan Puisi Santri dan Kiai, Mahasantri Sabet Juara 3 Tingkat Nasional

Bagi lelaki kelahiran Cilegon ini, pengalaman perdananya di KTIQ bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga kebanggaan bisa mewakili kota kelahiran. Ia berharap bisa terus mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah Al-Qur’an dengan dukungan para dosen, keluarga, dan lingkungan kampus.

“Yang terpenting saya sangat bersyukur, karena ini kali pertama saya ikut cabang KTIQ. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *