
Tebuireng.online– Dalam upaya meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan pesantren, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menggelar Workshop Pesantren Sehat 2025, Kamis (17/7). Acara ini melibatkan tujuh pondok pesantren dan tujuh Puskesmas dari wilayah sekitar Kabupaten Jombang.
Salah satu pemateri dalam kegiatan ini adalah Ustadz Muhammad Kaffal, Koordinator UKKLP Pondok Putra Pesantren Tebuireng. Dalam paparannya, ia menjelaskan perjalanan UKKLP dalam mengatasi berbagai persoalan kebersihan di lingkungan pondok, khususnya di asrama santri putra.
Baca Juga: Dinkes Jombang Ajak Santri Wujudkan Pesantren Bersih dan Sehat
“Pada awal saya menjabat, banyak persoalan seperti kitab dan buku yang berserakan, sampah menumpuk, serta kamar santri yang berantakan. Ini menjadi tantangan besar yang harus kami benahi,” ungkapnya di aula lantai 1 gedung Yusuf Hasyim Tebuireng.
Untuk menjawab persoalan tersebut, UKKLP merancang enam program utama sebagai solusi jangka panjang. Keenam program tersebut meliputi: rapat bulanan, roan akbar (kerja bakti massal), sosialisasi kebersihan, program Penanggung Jawab (PJ) wilayah, pendampingan Santri Husada, dan pendampingan ubudiyah santri.

“Alhamdulillah, berkat enam program tersebut dan kerja sama tim, dalam waktu tiga tahun ini kami melihat peningkatan kesadaran santri terhadap pentingnya kebersihan dan kerapian,” jelas Ustadz Kaffal.
Ia menekankan bahwa peran UKKLP sangat penting sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan pesantren yang bersih dan sehat. Selain membangun kesadaran hidup bersih, UKKLP juga mendorong karakter santri yang peduli terhadap kesehatan.
Baca Juga: Bu Nyai Aisyah Ungkap Rahasia Pesantren Tebuireng Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Santri
“UKKLP bukan hanya bertugas menjaga kebersihan, tetapi juga menjamin kesehatan lingkungan pesantren. Target kami adalah membentuk santri yang berkarakter dan mencintai pola hidup sehat,” tambahnya.
Di akhir penyampaian, Ustadz Kaffal menegaskan bahwa kesuksesan program UKKLP tidak lepas dari dukungan banyak pihak, terutama para pembina santri di masing-masing unit kamar.
“Kami mengadakan sosialisasi dan rapat bersama pembina serta santri, melatih kader Santri Husada untuk aktif mengampanyekan hidup bersih dan sehat, serta rutin mengadakan roan akbar,” pungkasnya.
Baca Juga: Upaya Pesantren Sehat, Gus Ghofar Ceritakan Perjalanan Jabo hingga Puskestren
Untuk diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Dinas Kesehatan, perwakilan dari Puskesmas, Gus Ghofar, Bu Nyai Aisyah, perwakilan Pukestren Tebuireng, Jasa Boga, Divisi Unit Kebersihan dan Kerapian Lingkup Pesantren (UKKLP), serta tim Santri Husada Tebuireng.
Pewarta: Dimas Setyawan Saputro
Editor: Rara Zarary
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

