Akhiri MOSBA, Tebuireng Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak Santri

Akhiri MOSBA, Tebuireng Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak Santri


Seluruh santri baru hadir menyimak nasihat-nasihat dalam penutupan MOSBA (foto: aulia)

Tebuireng.online— Pondok Pesantren Sains Tebuireng gelar penutupan MOSBA tahun ajaran 2025/2026, yang dihadiri oleh mudir bidang pendidikan pesantren, pengasuh pondok cabang, kepala pondok, ustadz ustadzah serta ratusan santri kelas 7 dan kelas 10. Acara berlangsung mulai pukul 20.00 hingga pukul 21.30 WIB.

Dalam kesempatan sambutannya, Kepala Pondok Pesantren Sains Tebuireng Jombok, H. Arif Khuzaini menyampaikan mengenai pesan mendalam dalam bait hymne Tebuireng.

“Saya mohon kalau hymne pada bait ‘ya allah bimbinglah kami tuk menjadi muslim sejati… bermanfaat di dunia… bahagia akhiratnya… untuk mengangkat tangannya karena itu doa,” pesannya pada seluruh santri baru, Kamis (10/7) di masjid Salahuddin Al-Ayyubi Pesantren Sains Tebuireng.

Baca Juga: MOSBA Pesantren Sains Tebuireng, Santri Dikenalkan Kegiatan dan Prinsip Tebuireng

Ia berharap agar para santri betah, serius belajar, istiqomah belajar dan menjadi ilmuan serta menjadi muslim sejati yang bermanfaat di dunia dan bahagia akhiratnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kemudian dilanjut dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Lukman Hakim BA. Selaku mudhir pendidikan pesantren Tebuireng

“Dalam kesempatan malam hari ini dalam rangka penutupan mosba masa orientasi santri baru saya harap semuanya semangat, punya cita-cita yang tinggi untuk mencapai ilmu untuk mencapai kemuliaan dihadapan Allah,” ucapnya

Beliau mengajak para santri untuk bangga dan bersyukur bisa menimba ilmu di Tbuireng. Karena banyak yang berkeinginan sekolah di Tbuireng tapi tidak kesampaian. Ia juga berpesan agar tidak menyia-nyiakan waktu yang sangat singkat. untuk itu kita isi waktu dengan betul-betul bisa mencapai cita-cita yang mulia. Tentu perjalanan menuntut ilmu tidak mudah pasti ada ujian yang kita hadapi.

“Jangan sampai baru sebulan di pondok sudah tidak betah. Kalau satu diantara yang lain saling ada kebersamaan maka akan betah, tidak ada santri kh hasyim satu diantara yang lain suka menyakiti, KH. Hasyim tidak ridho. Yang diajarkan KH. Hasyim itu untuk saling menyayangi.”

Selain itu pak haji juga memberi tips agar mudah menuntut ilmu. Pertama hatinya harus bersih. Bersih dari kotoran yang menghambat belajar, bersih tidak ada rasa iri pada orang lain, tidak ada kebencian pada orang lain, tidak ada rasa sombong. Yang ada hanyalah kasih sayang, keikhlasan. Maka ilmu yang kita serap akan lebih mudah.

Baca Juga: SMA Trensains Tekankan Pendidikan Ramah Anak

Waktu belajar harus betul-betul semua pancaindra dimanfaatkan, mendengar, merasakan dan melihat. Ketika belajar semua pancaindra harus fokus untuk belajar, telinga mendengar guru mengajar, mata melihat dan hati fokus belajar.

“Semoga diberi kemudahan, keistiqomahan, mendapatkan ilmu manfaat,” harapnya

Tausiyah terakhir disampaikan oleh Mudir Pondok Cabang, KH. Agus Mughni. “Saya Mau cerita, ada hewan yang cantik sekali, namanya kupu-kupu. Dia menjadi indah melewati banyak hal yang susah. Maka kalau ini diqiyaskan. Ketika ingin menjadi orang sukses, maka harus menjadi orang yang baik, berakhlak mulia. Di pondok ini seperti kepompong. Ibadah harus rajin sekolah harus rajin. Kalau santri mentaati apa yang ada di pondok maka akan dimudahkan menangkap ilmu dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.” Pungkasnya.

Di penghujung tausiyah beliau memberi pesan agar rukun antar teman, saling membantu dalam kebaikan dan peka terhadap lingkungan.



Pewarta: Aulia
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *