Pada Sebuah Malam di Serambi Asrama

Pada Sebuah Malam di Serambi Asrama


Santri di teras asrama pesantren (ilustrasi: raa)

Pada Sebuah Malam di Serambi Asrama
Melingkar mencari titik pusat
kawanan manusia itu
senantiasa terjaga

“adakah puisi tersimpan?
seorang salik berpeluh sabar
merapikan ilmu & amal

“jangan gugup, adikku
telah tersedia aneka macam
rasa kasih & cinta pada makna
di beranda asrama tua”

“tenangkan jiwamu,
& usirlah segala resah”

Damparalit, 2025.


Ambil Persediaan Bekal
Kita pun menjadi dewasa
& kehidupan telah semestinya
mengajari manusia untuk bertahan

ambil persediaan bekal
yang telah termaktub dalam kitab
kelak, akan sampai suatu manfaat

Damparalit, 2025


Rindu Pulang ke Pangkuan Cahaya
Kau masih ingat rapalan doa-doa
saban hari saban malam
tak henti-hentinya kita wiridkan.
kau tentu, juga masih ingat
bait demi bait dari nadzam
yang sama-sama kita hafalkan.

adakah kini kau rindu pulang?
sepertiku, seperti kawan-kawan
kita yang lain. adakah kini
kau rindu pulang? kepada

ketenteraman, kepada pangkuan
cahaya, kepada ingatan-ingatan
saat kita sama-sama menimba
ilmu di sebuah asrama.

mestinya kita rindukan wajah teduh
seorang guru, petuah suci pewaris nabi.
mestinya kita rindukan, sebuah makna,
sebuah kisah dalam lanskap sejarah.

Damparalit, 2025.


Masih Sempatkah?
Tapi kini, masih sempatkah
kau sampaikan fatihah buat guru-gurumu?

aku lihat, harimu makin gusar.
maklum sudah, kita terbuai
dalam ayunan duniawi.

tapi kini, masih sempatkah
engkau menderas ilmu?

aku lihat, persoalan-persoalanmu
makin tak terkenali. maklum sudah,
kita adalah pejalan sepanjang hayat.

ada di tengah-tengah jalan, sebuah
batu besar yang jadi aral. kitapun,
sesekali terhalang & lupa arah pulang.

semoga di kemudian waktu,
kita kembali. benar kembali.
pada cahaya, cahaya-Nya.

2025.


Menziarahi Sang Waktu
Puisi mengundangmu
untuk kembali
menziarahi sang waktu

o, yang maha terjaga
yang sedia berjaga-jaga
jagalah kami dari kesedihan
dan muram duka

o, sang waktu
berjalanlah lebih santun
dan janganlah tergesa kabur
sebelum sampai pengembaraan

sebelum sampai
      perjalanan panjang.

2025.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online


Penulis: Syeftyan Afat, Santri Pondok Tremas
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *