
Sketsa Kita Kabeh Itu Semua
Dari sajak-sajak guruku
Kami melihat perigi di aliran nestapa
Berkelindan… terkeping nutrisi
Mensinergi nur ilmu, membubuhkan intuisi
Kawula-kawula berbancuh di bentala
Menumpangi ornamen lakon busana
Menggagahkan diri, melupakan dari
Yang gagah!
Bukankah menjadi bisa, karena bila?
Yang dari!
Bukankah bisa melarikan basi, menjadi terhiasi?
Lantas apa yang mau dikesombongkan?
Jikalau gagah butuh rendah, rendah butuh gugah
Menjadi bisa karena bila, bila mana dari basi
Kama Qola…
“Mergo kabeh itu semua”
SERUAN KHIDMAH
Madrasah-madrasah mencuar di mana saja
Mumbung kelimun bersimpuh di sana
Mengais ilmu
Me-ro’an-i lubuk kalbu
Belajar ialah rona guna
Memantaskan nafsi sebagai manusia
Giat ialah perlu, tapi implementasi juga dicumbu
Sebab…
Ilmu untuk manusia, manusia bakal liyannya
Kama Qola…
“70% ilmu akan berguna dengan ber-khidmah kepada siapa jua.”
ABA-ABA BIASA SAJA
Di setiap fragmen kisah
Banyak gagah tuk beroleh bilah
Banyak parah menjadi belah
Banyak buras menang kalah
Terlalu bias meng-Akukan
Terlalu lupa mendoakan
Lupa akan pasrah
Lena pernik parak suratan indah
Nir- panik tergesa
Nir- plin-plan segera
Kama Qola…
“Wes, yang biasa-biasa saja.”
Penulis: M. Azka Ulin Nuha
Editor: Rara Zarary

Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

