Resmi Dilantik! Dr. Abdullah Aminuddin Ungkap Arah Masa Depan ISNU Jombang

Resmi Dilantik! Dr. Abdullah Aminuddin Ungkap Arah Masa Depan ISNU Jombang


Pelantikan Kepengurusan ISNU Jombang masa khidmat 2025-2029 (foto: panitia)

Tebuireng.online— Pesantren Tebuireng turut berbahagia, pasalnya salah satu santri Pesantren Tebuireng mendapatkan salah satu amanah yang luar biasa, yakni menjadi Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang, yakni Dr. Abdullah Aminuddin Aziz, M.Pd.I. Amanah yang diberikan tersebut, dilaksanakan di Hall Bung Tomo area kantor Pemerintah Kabupaten Jombang, pada Selasa 26 Agustus 2025.

Dr. Abdullah Aminuddin Aziz, M.Pd.I, atau yang akrab disapa dengan Pak Amien tersebut juga adalah Wakil Rektor 2 Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY) dan juga mantan Asisten Pribadi Almarhum Gus Sholah menceritakan bagaiamana perjalanan dirinya berproses di ISNU hingga akhirnya dirinya mendapatkan amanah menahkodai organisasi tersebut di Kabupaten Jombang.

Kepada penulis, ia menceritakan perjalanan yang cukup panjang saat sebagai salah satu santri Pesantren Tebuireng, yang segala tindak tanduk dan langkah diambil senantiasa meminta restu dan doa dari Masyaikh & Dzurriyah Pesantren Tebuireng.

“Jauh sebelum hari pelantikan ini, sebenarnya saya sudah ditunjuk terlebih dahulu oleh tim restrukturisasi untuk mengembang amanah besar ini. Tetapi sebagai seorang santri hal pertama yang saya tempuh adalah matur terlebih dahulu kepada KH. Abdul Hakim Mahfudz, selaku Pengasuh Pesantren Tebuireng. Saat menghadap Pengasuh Pesantren Tebuireng sebenarnya, saya berharap bahwa beliau menolak. Tetapi tanpa disangka-sangka justru beliau mengiyakan dan disuruh untuk berkhidmat di ISNU Jombang.”

Baca Juga: Gus Kikin: ISNU Harus Menjadi Penopang Khittah NU dalam Khidmah untuk Umat

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Sebagaimana seorang santri pada umumnya yang sentiasa meminta doa dan restu dari segenap langah yang hendak diambil, Pak Amien juga matur kepada Bu. Nyai. Farida Salahudddin Wahid. Dari beliau, Pak Amien mendaptakan dukungan yang penuh untuk berkhidmat di ISNU Jombang, pesan beliau cukup singkat dan penuh dengan makna, yakni;

“Pak Amien harus sebisa mungkin membagi waktu, antara Unhasy dan juga ISNU tersebut.”

Tak berhenti sampai di situ saja, Pak Amien juga matur kepada Gus Ipang Wahid selaku Dzuirriyah Pesantren Tebuireng, serta Pak Amien juga meminta restu kepada Prof. Haris, selaku Rektor UNHASY. Dari kedua sosok tersebut Pak Amien mendapatkan dukugan penuh untuk bisa berkontribusi di ISNU Jombang.

Beliau menjelaskan bahwa ISNU sendiri adalah salah satu banom NU yang senantiasa berkolaborasi dengan bermacam-macam elemen, serta memiliki networking yang luas.

“Di ISNU itu, mengedepankan networking dan kolaborasi baik dengan cendekiawan, biokrasi, profesional dan bahkan pondok pesantren.”

Ia juga menceritkan, karena banyak kolaborasi yang terjalin dengan baik, baik di tingkatan ISNU jombang dan juga tingkat PWSNU (Pengurus Wilayah Sarjana NU) Jawa Timur, kita harus senantiasa dapat supporting media sosial untuk mendukung berjalannya roda organisasi ini.

Tanpa dipungkiri, Pak Amien juga mengatakan bahwasanya PWSNU Jawa Timur, memiliki banyak sekali ide-ide briliant yang luar biasa. Sehingga bisa dikatakan bahwa PWSNU Jawa Timur adalah yang paling aktif se-Indonesia.

Membawa Arah Baru Masa Depan ISNU Jombang

Sebagai seorang pemimpin organisasi Ikatan Sarjana Nadhaltul Ulama Jombang, yang sebelumnya di mana ISNU Jombang sempat vakum selama 4 tahun, semua mata memandang berharap besar terhadap Pak Amien, yang mana diharapkan bisa membawa perubahan yang luar biasa di organisasi Banom NU itu sendiri.

Ia menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan ditempuh sebagai sosok nahkoda baru ISNU di Jombang adalah dengan, mendata seluruh para sarjana-sarjana NU yang berada di Kabupetan Jombang.

“karena di Jombang sendiri itu kan, memiliki 17 kampus perguruan tinggi dan 4 Ma’had Aly, kita harus bisa treasure dulu, kita harus ketahui dulu database-nya. Lulusan sarjana S1-nya NU itu berapa jumlahnya.”

Menurutnya, dengan mengetahui data base dan arah lulusan sarjana bergerak di bidang apa, kita akan mengetahui berapa besar SDM sarjana yang dimiliki oleh para sarjana-sarjana yang berada di Jombang itu.

Selain itu ia juga akan membuat Pengurus Anak Cabang (PAC) per kecamatan yang berada di Kabupaten Jombang. Hal ini diharapkan untuk bisa membantu kami yang berada di tingkatan kabupaten. Sehingga dengan hal ini memberikan kemudahan untuk mendata jumlah sarjana-sarjana di tiap kecamatan setempat.

Baca Juga: Santri Tebuireng Nahkodai PC ISNU Jombang: Komitmen Bawa Sarjana NU Berkhidmah untuk Umat

“tidak hanya para sarjananya saja,  bahkan guru besarnya berada di Jombang ini ada berapa orang? Setelah kita tahu bahwasanya sarjana NU yang ada di Jombang itu berapa jumlahnya, baru kita treasure serapan alumninya, dan akhirnya kita mengetahui serapan sarjananya ini lari ke mana saja. Nah, yang perlu kita siapkan setelah kita riset nanti itu, kita mengetahui jumlahnya dan kita akan sinergi dengan instansi atau lembaga yang mampu untuk menyerap sarjana-sarjana NU ini tersebut.”

Ia menceritakan bahwa hebatnya di ISNU ini adalah sudah punya pola yang yang bagus. Salah satu Program unggulannya itu ada di PPH (Pendampingan produk halal) yang mana saat ini sudah  memiliki sekitat 4.916 pemilik usaha yang sudah dihalalkan, pemilik usaha yang sudah dihalalkan dari 41 orang.

“Tahun ini saya sudah merekomendasikan 41 kader ISNU, dari 41 kader ISNU yang sudah saya ajukan ke pusat agar menjadi PPH yang baru. Sehingga otomatis kalau dijumlah semuanya ada sekitar 82 nanti kita punya itu.” Ungkapnya

“Bayangkan 41 saja itu sudah bisa menghasilkan hampir 5.000 usaha. Kalau menjadi 81 saya kira menjadi jumlah yang cukup banyak. Akan lebih besar lagi manfaatnya untuk pendampingan. Oh, ya pasti dengan UMKM-UMKM itu. Dan hebatnya di Jombang ini PPH-PPH-nya itu memang kolektif kolegial. Jadi, persen individunya semangat. Mereka basic-nya ada yang dari guru, ada yang dosen, ada yang memang betul-betul fokus di PPH, di PPH juga.”

Baginya dengan salah satu program yang telah disebutkan di atas, kelak akan menjadi tambahan finansial tersendiri dari para kader-kader ISNU Jombang.

“Ini menjadi tambahan yang finansial kepada kader ISNU yang luar biasa. Nah, ini yang kemudian memberikan kontribusi besar bagi Banom ini seksi banget. Untuk pendampingan dari hulu ke hilirnya ini luar biasa. Karena semua sudah tersistematis, tersistem dengan baik.”

Terakhir beliau mengatakan bahwa salah satu misi yang tidak kalah penting adalah bagaimana membawa ISNU ini melek akan perkembangan digitalisasi modern hari ini.

“Kita akan mengetahui bagaimana keaktifan PAC-PAC nanti kegiatannya itu setelah kita breakdown dari programnya PAC nanti yang akan dilanjutkan ke PAC itu dengan cara bagaimana berkegiatan terdokumentasikan dengan digital. Sekarang sudah eranya digital gitu loh. Jadi mereka tidak perlu susah bagaimana cara membuat media.” Ungkapnya

“Mereka kita kita fasilitasi litasi bagaimana cara Anda berkegiatan, Anda kirim foto, Anda share siapa yang hadir, temanya apa, kemudian itunya seperti apa, kita yang buat berita. Ini tujuannya untuk apa? Bagaimana terrecord dengan baik kegiatan PAC PAC nanti itu yang ada di bawah itu nanti bisa terrecord dengan baik dengan PC gitu loh. Baru nanti kita kolaborasikan dengan pemkab, banom-banom NU lainnya.”



Pewarta: Dimas Setyawan Saputro
Editor: Rara Zarary



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *