Pentingnya Peran Keluarga dalam Pendidikan dan Karakter Anak

Pentingnya Peran Keluarga dalam Pendidikan dan Karakter Anak


Ilustrasi keluarga bahagia (sumber: mediasulsel)

Perlu disadari bahwa peran keluarga dalam pembentuk karater pada anak sangatlah penting, keluarga dapat membentuk karakter pada anak karena keluarga adalah lingkungan pertama yang memberikan pelajaran dalam hal perilaku, nilai-nilai sopan santun, dan akhlak. Pendidikan keluarga merupakan tanggung jawab orang tua untuk memberikan panduan moral dan etika yang membentuk karakter anak. Untuk itu orang tua berperan penting dalam membimbing dan mendampingi serta memberikan dukungan kepada anak.

Keluarga Pembentuk Karakter Anak

Keluarga merupakan pusat pendidikan yang di dapatkan pertama dan terpenting, karena keluarga adalah pondasi utama dimana sifat dan kepribadian anak bertumbuh dan terbentuk. Pembentukan karater pada anak bisa dimulai sedini mungkin, karena pembentukan kebiasaan dan pola perilaku dapat membangun nilai positif dan kebiasaan baik. Anak-anak yang memiliki karakter yang baik, biasanya lebih mampu menjalin hubungan baik dan positif dengan orang lain. Karakter yang kuat pada anak membantu anak berkembang menjadi pribadi yang sehat, bahagia, dan menjadi anak ceria. Perlu disadari bahwa apa yang di lihat, apa yang di dengar, dan dirasakan dalam keluarga akan membentuk karater dan kepribadian anak secara alamiah.

Baca Juga: Menciptakan Suasana Keluarga yang Nyaman

Namun pada realitanya, masih banyak orang tua yang abai dengan kesibukan dan aktivitas menjadi alasan kurangannya orang tua dalam memperhatikan pendidikan anaknya. Masih banyak orang tua kurang menyadari akan pentingnya pendidikan dalam keluarga, sehingga bisa berakibat fatal pada pendidikan dan pekembangan anak. Padahal di jaman sekarang ini pengaruh media sosial, dan lingkungan pergaulan berpengaruh terhadap pskilogi anak. Anak yang kurang perhatian dan kasih sayang dilingkungan rumah akan sangat mudah terkena pengaruh negatif dalam pergaulan dengan teman-temannya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Agar perkembangan pribadi anak dapat berlangsung dengan baik dan terhindar dari munculnya masalah psikologis, keluarga/orang tua punya peran besar dalam upaya pembentukan karater pribadi anak. Artinya jika sudah menjadi orang tua, harus siap memberikan kasih sayang penuh dan rasa aman secara emosional ataupun secara material. Keluarga bahagia merupakan suatu hal yang sangat penting untuk perkembangan anak. Karena sudah semestinya keluarga memberikan cinta, perhatian, dan rasa aman secara emosional pada anak-anak mereka untuk membangun kedekatan, kepercayaan diri dan kesejahteraan mental anak.

Keluarga Pembentuk Nilai Moral dan Akhlak

Peran keluarga selain membentuk karater anak memberikan pembelajaran mengenai nilai moral akhlak, orang tua juga harus mengajarkan tentang pengembangan sosial diri mereka untuk belajar berempati, berbagi, dan berinteraksi sosial. Apalagi pada jaman sekarang banyak sekali kasus-kasus perundungan (bullying) yang bisa terjadi pada anak. Hal tersebut bisa menjadi salah satu upaya untuk mencegah adanya perundungan atau bullying. Seperti dengan cara memperkuat pola asuh yang menanamkan rasa welas asih kepada sesama dengan menerapkan nilai-nilai agama, membangun rasa percaya diri dan keberanian pada anak, membentuk lingkungan keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang sehingga menciptakan rasa aman.

Mendukung Proses Belajar Anak

Selain itu orang tua harus mendukung anak dalam proses belajar dan perkembangan intelektual, dengan memfasilitasi baik pendidikan formal ataupun pendidikan informal. Terkadang banyak orang tua yang menyerahkan pendidikan anak sepenuhnya pada saat di pendidikan formal sekolah, padahal pendidikan formal saja tidak cukup, mengingat waktu anak berada disekolah lebih sedikit dibandingkan dengan waktu anak di rumah. Orang tua sudah semestinya memberikan pendidikan informal dalam rumah karena keluarga menjadi pondasi utama pembentukan kepribadian seorang anak.

Baca Juga: Menguatkan Pendidikan Karakter di Era Modern

Fungsi dari pendidikan informal di dalam keluarga sebagai upaya membentuk karater dan kepribadian anak dapat disesuaikan dengan kebutuhan, kemapuan, dan perkembangan anak. Anak-anak cenderung melihat, mendengar, dan meniru kebiasaan-kebiasaan dalam keluarga, sehingga keluarga menjadi pembentuk karakter pada anak secara alamiah.

Jika orang tua tidak pernah memperhatikan perkembangan anak dalam proses belajarnya, maka anak akan merasa tidak diperhatikan oleh orang tuanya. Anak akan semakin sulit menerima arahan dari orang tua. Menurunnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua dinilai bisa menjadi salah satu penyebab anak cenderung malas belajar, dan tidak mendengar arahan dari guru ketika berada di sekolah. Perhatian orang tua termasuk salah satu motivasi anak semangat dalam belajar.

Anak Dekat dengan Orang Tua Cenderung Mempunyai Rasa Percaya Diri yang Tinggi

Hal ini dapat memberikan dampak yang baik untuk perkembangan anak, seperti halnya anak menjadi tambah semangat dan berprestasi di sekolah, anak mempunyai rasa percaya diri yang tinggi, dan tentu saja anak menjadi lebih dekat dengan orang tuanya. Orang tua bertanggung jawab untuk mengawasi aktivitas anak-anak mereka dan memberikan arahan yang diperlukan, termasuk mengatur batasan-batasan dan mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai yang baik dan benar. Menjadi orang tua selain merawat dan membiayai anak, dukungan dalam pengembangan minat dan bakat juga diperlukan. Orang tua mendukung anak-anak dalam mengeksplorasi dan mengembangkan minat, bakat dan potensi mereka dalam berbagai bidang.

Baca Juga: Memahami Pilar Kesehatan Mental dalam Keluarga

Oleh karena itu peran keluarga dalam pembentuk karakter dan pendidikan sangat diperlukan penanaman etika, moral dan akhlak sejak dini agar dapat mempengaruhi sikap serta perbuatan. Sehingga mereka tumbuh menjadi anak yang memiliki emosional dan mental yang stabil dan dapat membedakan mana yang hendaknya ditiru dan mana hal yang tak patut ditiru, juga membedakan baik dan buruknya suatu hal.



Penulis: Alfiyaturrohmah, seorang anak kemarin sore yang gemar mencoba hal baru. Menyukai music indie, matcha, dan kopi.

Editor: Rara Zarary

 



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *