
Tebuireng.online– Santri MTs Sains Kesamben Tebuireng, menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab ke-8 Tingkat Kabupaten Jombang yang digelar secara daring pada Sabtu (24/6/2025). Olimpiade ini diselenggarakan oleh Forum MGMP Bahasa Arab Seluruh Indonesia dan terbuka untuk peserta dari seluruh Indonesia.
Tiga santri MTs Sains Kesamben berhasil meraih posisi juara, yakni Qothrunnada Tsamarah Diansyah (kelas 7E) sebagai Juara I, Firyaal Dzakiyah Hidayat (7F) sebagai Juara II, dan Athifa Kenia Ariefiansyah (7E) sebagai Juara III. Capaian ini menjadi bukti semangat belajar dan komitmen para santri dalam memperdalam bahasa Arab.
Baca Juga: 11 Siswi MTs Sains Salahuddin Wahid Borong Juara di Porseni 2024
Persiapan intensif dilakukan oleh para peserta dengan bimbingan Ustadzah Hilda selaku pembimbing olimpiade. Para santri mempelajari banyak mufrodat dari kitab Al-‘Arabiyah Baina Yadaik jilid 1 sebagai acuan utama untuk tingkat MTs, serta mengerjakan latihan soal dari kitab Soba kumpulan soal olimpiade Bahasa Arab dan soal-soal dari tahun-tahun sebelumnya.
“Karena anak-anak sudah berusaha keras dan banyak meluangkan waktu belajar bahasa Arab, serta karena perhatian dan doa orang tua, tentunya saya sangat bangga sekaligus terharu atas pencapaian mereka,” ungkap Ustadzah Hilda.

Ia juga menambahkan bahwa meski awalnya para santri kesulitan menghafal mufrodat baru, semangat dan ketertarikan mereka terhadap bahasa Arab membuat proses belajar menjadi menyenangkan.
Ustadzah Hilda berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi santri lain untuk terus berprestasi dan turut mengharumkan nama pesantren hingga ke penjuru negeri.
Selain pembinaan intensif bagi peserta olimpiade, MTs Sains Kesamben juga memiliki program unggulan dalam pembiasaan berbahasa. Ustadz Taufik, selaku tim bahasa, menjelaskan bahwa saat ini program wajib berbahasa dilaksanakan dua hari dalam sepekan, dengan pembagian dua minggu berbahasa Inggris dan dua minggu berikutnya berbahasa Arab.
Baca Juga: Diresmikan Gubernur Jatim, Ini Alasan Berdirinya MTs Sains Salahuddin Wahid
“Ke depan, program ini akan ditingkatkan menjadi tiga hari atau bahkan setiap hari. Kami juga menerapkan program tahkim atau hukuman bagi santri yang tidak menggunakan bahasa yang telah ditentukan, seperti menghafal mufrodat, membuat teks, atau menulis,” jelas Ustadz Taufik.
Kegiatan penunjang lainnya juga rutin dilaksanakan, seperti language show, recoun text setiap malam Jumat, serta kegiatan peningkatan bahasa setiap Selasa pagi. Di sekolah, program bahasa digelar setiap selesai salat duha pada hari Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa, serta satu kali penampilan bahasa pada hari Rabu. Ujian bahasa akhir semester juga dilaksanakan dengan bentuk soal tulis yang mencakup bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Menanggapi prestasi anak didiknya, Kepala Madrasah MTs Sains Kesamben, Ustadz Mudfar, turut menyampaikan rasa bangga dan syukurnya.
Baca Juga: Ikuti Porseni Tingkat Kecamatan, MTs Sains Borong Juara
“Alhamdulillah, saya merasa bahagia dan bangga atas prestasi yang telah dicapai anak-anak MTs Sains kali ini. Ini berarti ada peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga juara pertama yang lolos ke tingkat provinsi juga bisa membawa kebanggaan yang sama. Semoga kegiatan bahasa ke depan terus ditingkatkan serta diikuti dengan prestasi-prestasi lainnya,” tuturnya.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary
Wisata
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru

