Tebuireng Tutup MOSBA-MPLS dengan Nuansa Harmoni Agama dan Sains

Tebuireng Tutup MOSBA-MPLS dengan Nuansa Harmoni Agama dan Sains


Ratusan santri Pondok Pesantren Sains Tebuireng ikuti penutupan Mosba dan MPLS (foto: aulia)

Tebuireng.online— Rangkaian kegiatan Masa Orientasi Santri Baru (MOSBA) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) resmi berakhir pada Kamis (10/7/2025) malam. Bertempat di Masjid Salahuddin al-Ayubi, acara penutupan berlangsung dengan khidmat, penuh rasa syukur, dan meriah karena diwarnai dengan pembagian hadiah bagi para peserta MOSBA.

Kegiatan MOSBA dan MPLS tahun ini mengusung tema “Harmoni Agama dan Sains: Mengikis Pandangan Sempit, Menyelami Keajaiban Alam”. Tema ini dipilih sebagai upaya awal untuk membentuk cara pandang yang utuh dalam diri para santri baru. Pesantren Sains Tebuireng ingin menegaskan bahwa Islam dan sains bukanlah dua entitas yang saling bertentangan, melainkan dua jalan yang saling menguatkan dalam mencari kebenaran dan memahami kebesaran Allah.

Sebanyak kurang lebih 500 santri baru dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan ini. Mereka didampingi para pengajar, pembina santri, serta para pemateri berkompeten dalam bidang keilmuan agama dan umum. Materi-materi disampaikan oleh asatidz dan guru senior Pesantren Tebuireng yang telah berpengalaman mendidik para santri.

Baca Juga: Akhiri MOSBA, Tebuireng Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak Santri

Materi yang disampaikan meliputi: Selayang pandang tentang Pesantren Tebuireng dan para pendahulunya, pengenalan kurikulum sekolah, edukasi kebersihan dan kesehatan, kajian kitab Adabul ‘Alim wal Muta‘allim, pengenalan Ahlussunnah wal Jama‘ah (ASWAJA), pembinaan mental dan semangat berproses dalam mondok

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Materi-materi ini dipilih sebagai langkah awal mengenalkan para santri terhadap nilai-nilai dasar Tebuireng, termasuk sejarahnya yang sarat kontribusi tokoh besar Islam Indonesia. Diharapkan, santri dapat menyatukan pola pikir dan menumbuhkan semangat kuat dalam menjalani kehidupan pesantren.

MOSBA dilaksanakan pada 6–7 Juli 2025 di lingkungan pondok, dilanjutkan MPLS di sekolah pada 8–10 Juli 2025. Acara ditutup pada malam hari tanggal 10 Juli di Masjid Salahuddin al-Ayubi.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar,” ujar salah satu panitia. Suasana kebersamaan, semangat, dan kekhidmatan sangat terasa sepanjang kegiatan.

Baca Juga: MOSBA Pesantren Sains Tebuireng, Santri Dikenalkan Kegiatan dan Prinsip Tebuireng

MOSBA kali ini menghadirkan nuansa baru dengan tema yang lebih segar dan pemateri yang mengangkat topik yang belum pernah dibahas di tahun-tahun sebelumnya, yakni tema berkah. Kehadiran tema dan materi baru ini menambah kedalaman makna serta memperkaya pengalaman spiritual santri baru sejak awal mereka menapakkan kaki di Tebuireng.

Selesainya MOSBA dan MPLS tahun ini, Pesantren Sains Tebuireng berharap seluruh santri baru mampu memulai perjalanannya dengan fondasi yang kuat, semangat yang tinggi, dan visi keilmuan yang menyatukan nilai-nilai agama dan sains secara harmonis.



Pewarta: Alfiya Hanafiyah



Wisata

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *