Roti Ketawa Tidak Hanya Namanya Unik, Rasanya pun Nagih

Roti Ketawa Tidak Hanya Namanya Unik, Rasanya pun Nagih

Roti Ketawa Tidak Hanya Namanya Unik, Rasanya pun Nagih

Jikalau berkunjung ke Yaibu Jaya Kota Siantar, Sumatera Utara, kalian perlu tahu bahwa terdapat oleh-oleh menarik yang dapat dibawa pulang yaitu Roti Ketawa. Jajanan tradisional asli Indonesia khas dari Pematangsiantar yang cukup familiar. Roti ini mulai eksis sejak tahun 1978 hampir mirip dengan onde-onde, berbemtuk bulat dan sama-sama bertabur biji wijen pada permukaannya.

Perbedaaan Dengan Kue Lain

Dari bentuk dan penampilan, Roti ketawa memang mirip dengan kue onde-onde. Yang membedakannya adalah roti ini di goreng di mana sisinya pecah hampir terbelah dan rasanya pun gurih. Sedangkan Onde-onde berisi kacang, roti ini tidak memiliki isi. Sensasi garing renyah dengan rasa yang gurih membuat tidak bosan untuk di jadikan camilan.

Bentuknya yang bulat dengan belahan di permukaannya menyerupai senyuman atau bentuk bibir ketawa. Wujud itulah yang menjadi asal mula roti ini di beri nama roti ketawa. Roti ini memiliki tekstur yang sedikit keras, dan juga rapuh jika baru di angkat dari minyak panas. Roti ketawa lebih terasa nikmat jika dinikmati dalam kondisi masih panas. Di nikmati bersama dengan secangkir teh hangat atau kopi.

Biasanya di pasar roti ini memiliki dua ukuran yakni kecil dan besar. Namun jika berkunjung ke Sumatera Utara tempat aslinya, bentuk aslinya yaitu berukuran besar. Di jual hampir di setiap warung di Sumatera Utara dengan harga Rp 1.000 per satuan roti. Banyak juga penjual yang menjajakan dalam bentuk mini dengan harga yang variatif.

Kunjungi Juga “Pantai Pintu Kota Ambon Dengan Karang Yang Berlubang”

Cara Membuat Roti Ketawa

Pembuatan roti ini bahkan tak tergolong sulit, karena bahan-bahannya yang mudah di temukan. Proses pembuatannya pun tidak memakan waktu yang lama. Bahannya terdiri dari tepung terigu, telor, mentega, gula, soda kue, pengembang, vanilla, wijen, air, serta minyak goreng.

Umumnya bagi para pemula yang mencoba membuat roti ini akan mengalami kegagalan. Yaitu wijen tidak menempel pada adonan dan terlepas pada saat di goreng. Roti tak terbelah atau “ketawa”, itu bisa di bilang sebagai tolak ukur berhasil atau tidaknya roti ini. Tipsnya jangan gunakan air saat mengadon bahan-bahan, Air di gunakan untuk membaluri adonan mentah yang sudah berbentuk bulat sebelum di baluri wijen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Udang Selingkuh Bakar Sajian Kuliner Khas Wamena

Udang Selingkuh Bakar Sajian Kuliner Khas Wamena

WisataKuiner – Kekayaan Indonesia memang tak tehitung banyaknya, salah satunya seperti wilayah tanah papua. Banyak ragamnya bila kita mengulik tentang kuliner menggugah selera. Satu di antaran banyak sajian khas pulau di timur Indonesia ini yang wajib dicoba adalah udang selingkuh bakar. Penamaan Udang Selingkuh Unik sekali memang namanyaa terdengar lucu karana tersematnya kata selingkuh. Disebut […]

Kafe Pojok Yang Terletak di Nagoya Mansion Batam

Kafe Pojok Yang Terletak di Nagoya Mansion Batam

https://itinku.com/ Kafe atau cafe bergaya western memang telah banyak hadir di Batam. Semacam pula dengan seluruh jenis menunya. Bagaimana dengan cafe atau cafe Nusantara Pastinya jumlahnya jauh lebih banyak. Meskipun telah banyak, rasanya bisnis café dan kuliner tetap mengidola bagi sejumlah pengusaha. Nyatanya, semakin banyak cafe nusantara yang buka di kota ini. Kafe yang sajikan Kafe […]