Cimol - Aci Gemol Kuliner Kenyal Dari Kota Bandung

Cimol – Aci Gemol Kuliner Kenyal Dari Kota Bandung

Cimol adalah makanan ringan dari tepung kanji yang berasal dari Bandung. Kata Cimol berasal dari Bahasa Sunda aci digemol yang artinya tepung kanji bulat-bulat. Cimol umumnya di jajakan di pinggir jalan. Sistem membuatnya, adonan tepung kanji buat bulat-bulat, kemudian goreng. Umumnya, cimol di makan dengan bumbu-bumbu tambahan. Jikalau di gigit, rasanya memang agak kenyal-kenyal paling enak jika di makan hangat-hangat.

Sistem membikin cimol atau aci gemol terbilang susah-susah mudah. Pasalnya, sekali-sekali meledak ketika digoreng. Mungkin acap kali mendengar bagaimana ketika menggoreng yang meletup letup. Langkah yang perlu di perhatiakan adalah pemakaian bahan, penguasaan api, sampai tipe tepung yang di gunakan. Berikut tipsnya, Pemilihan bahan Pembuatan cimol sendiri yang penting adalah bahan dan keseimbangan adonan cimol hal yang demikian. Bahan yang di gunakan dalam pembuatan mesti segar dan memiliki mutu baik. Karena, jika makanan hal yang demikian diproses dengan bahan yang baik karenanya cimolnya akan terasa enak.

Baca Juga Wisata Laut Pantai Pedalen – Eksotisme Dari Pos Observasi Bulan

Pemilihan Bahan Cimol Yang Baik

Pemilihan tepung sebaiknya ketika hendak membuatnya lebih baik pakai tepung tapioka. Tepung ini berfungsi sebagai bahan yang dapat mengenyalkan makanan. Tepung tapioka bertugas untuk mengenyalkan cimol dan membikin warnanya tetap indah putih bersih. Kamu yang mengalami keterbatasan bahan dapat menerapkan tepung sagu. Sebenarnya tidak ada perbedaan tekstur dari adonan dengan tepung sagu dan tepung tapioka melainkan hanya memberi pengaruh warna. Warna yang menerapkan tepung sagu akan lebih keruh timbang yang terbuat dari tepung tapioka.

Cara Memasak Agar Tidak Meletup

Memasak ketika api dingin dan kecil kemudian masukkan adonan dari api masih dingin. Jangan masukkan api ketika panas, karena adonan akan cepat panas dan mudah meletup. Jadi ketika minyak belum panas dan ketika goreng menerapkan api yang kecil karenanya minyak akan masuk dalam adonan dan cimol akan matang dengan total. Jikalau seketika menerapkan api yang besar kemungkinan besar adonan akan meletus ketika menggoreng. Adonan di bagian permukaan akan cepat matang daripada adonan dalam yang tidak matang. Sebenarnya itu yang dapat memicu dapat meletup. Lebih baik masukkan adonan ketika minyak dingin dan gunakan api kecil. Tunggu adonan sampai matang total atau mengapung lalu tiriskan.

Aduk adonan ketika menggoreng, langkah ini supaya adonan tidak merekat pada permukaan alat penggorengan. Sebenarnya itu perlu aduk perlahan-perlahan adonan supaya tidak merekat pada permukaan dasar wajan. Dengan proses masak seperti itu wajankan tidak panas jadi adonannya dapat merekat pada wajan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Martabak Sagu Jajanan Bertekstur Sangat Unik dan Khas

Martabak Sagu Jajanan Bertekstur Sangat Unik dan Khas

Gorengan merupakan salah satu camilan yang terkenal dan menjadi pilihan fovorit untuk memanjakan lidah. Salah satu jenis gorengan yaitu martabak. Rupanya martabak ini, ada beberapa variannya. Salah satunya merupakan martabak yang berasal dari Papua merupakan martabak sagu. Indonesia yakni salah satu negara dengan keanekaragaman kebiasaan dan kebiasaan. Dari keanekaragaman membuat masing-masing daerah di Indonesia memiliki […]

Bakpia Patok Wujud Kulturisasi Kudapan Khas Yogyakarta

Bakpia Patok Wujud Kulturisasi Kudapan Khas Yogyakarta

Bakpia patok yaitu kue berbentuk bulat pipih, terbuat dari campuran kacang hijau dengan gula, dengan bungkus tepung lalu di panggang. Bakpia asal awalnya berasal dari daratan Tiongkok. Sejarah Bakpia Patok Bakpia Patok yaitu salah satu varian Bakpia yang berkembang di Yogyakarta. Sekarang ini Bakpia ini telah menjadi salah satu makanan khas sekalian oleh-oleh khas dari […]