Rondo Royal - Cita Rasa Unik Kuliner Khas Kota Jepara

Rondo Royal – Cita Rasa Unik Kuliner Khas Kota Jepara

Rondo Royal, Makanan khas Jawa Tengah khususnya bagi Kota Jepara yang terbuat dari tape yang biasanya digoreng dengan perpaduan rasa manis asin yang sangat unik. Bukan hanya rasanya saja yang unik, nama dari makan ini juga sangat unik bila di artikan dalam bahasa jawa. Makanan ini sangat mudah di temui di kota asalnya yang itu kota Jepara dan tidak jarang di Yogyakarta. Orang-orang biasanya menyantap hidangan ini sebagai camilan atau makanan ringan.

Asal Usul Penamaan Rondo Royal

Asal usulnya memang tidak diketahui secara pasti. Namun dalam bahasa jawa “Rondo” berarti “Janda” sedangkan Royal artinya “Mewah” jadi Rondo Royal berarti “Janda mewah”. Namun menurut istilah lain nama Rondo atau Rondho di ambil dari kata “Rodo” atau “Mondo” yang dalam bahasa jawa artinya adalah “Hampir” atau “Sedikit”. Jadi menurut istilah lain Rondo Royal berarti “Sedikit Mewah” atau “Hampir Mewah”. Makan yang sedikit mewah. Tidak heran memang bila makan ini di sebut mewah atau hampir mewah karna rasa yang sangat unik paduan manis, asin dan sedikit masam. Makanan yang kaya rasa yang menggembirakan. Makanan ini memiliki banyak nama sebutan, seperti Manyos, atau orang biasa menyebutnya sebagai Tape Goreng.

Rondo royal terbuat dari bahan utama tape yang berpadu dengan santan, telur, tepung sagu, gula merah dan garam. Cara membuatnya sangat mudah yaitu campurkan tape, tepung sagu, telor dan garam hingga rata membentuk adonan kalis. Kemudian ambil adonan sesuai ukuran yang di inginkan, bentuk bulat-bulat lalu tekan hingga pipih. Kemudian masukan adonan ke dalam minyak goreng sudah panas, jaga agar api tetap sedang. Tunggu hingga matang kecoklatan, lalu tiriskan dan sajikan. Untuk menikmati sajian ini biasanya di temani dengan teh hangat atau kopi panas sambil bersantai bersama keluarga maupun kerabat.

Baca Juga Wisata Laut Pantai Mandorak, Pemandangan Pantai Tersembunyi yang Menakjubkan

Rondo royal sekarang sudah berkembang dengan berbagai versi mengikuti selera masyarakat pada zaman sekarang. Sajiannya tidak hanya dengan gula merah saja, banyak varian toping yang di tawarkan oleh penjualnya seperti keju, coklat, abon kering, susu kental manis, sampai kopi. Harga perbijinya hanya di bandrol mulai dari RP.500 sampai Rp.1000 harga yang sangat murah untuk sajian yang mewah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Martabak Sagu Jajanan Bertekstur Sangat Unik dan Khas

Martabak Sagu Jajanan Bertekstur Sangat Unik dan Khas

Gorengan merupakan salah satu camilan yang terkenal dan menjadi pilihan fovorit untuk memanjakan lidah. Salah satu jenis gorengan yaitu martabak. Rupanya martabak ini, ada beberapa variannya. Salah satunya merupakan martabak yang berasal dari Papua merupakan martabak sagu. Indonesia yakni salah satu negara dengan keanekaragaman kebiasaan dan kebiasaan. Dari keanekaragaman membuat masing-masing daerah di Indonesia memiliki […]

Bakpia Patok Wujud Kulturisasi Kudapan Khas Yogyakarta

Bakpia Patok Wujud Kulturisasi Kudapan Khas Yogyakarta

Bakpia patok yaitu kue berbentuk bulat pipih, terbuat dari campuran kacang hijau dengan gula, dengan bungkus tepung lalu di panggang. Bakpia asal awalnya berasal dari daratan Tiongkok. Sejarah Bakpia Patok Bakpia Patok yaitu salah satu varian Bakpia yang berkembang di Yogyakarta. Sekarang ini Bakpia ini telah menjadi salah satu makanan khas sekalian oleh-oleh khas dari […]