Sawah Subak Jatiluwih - Nikmati Panorama Hamparan Sawah di Bali

Sawah Subak Jatiluwih – Nikmati Panorama Hamparan Sawah di Bali

Apakah Anda pernah mendengar Sawah Subak Jatiluwih? Masyarakat Bali hidup dengan bercocok tanam, sebelum menjadi pulau wisata seperti sekarang. Salah satu khas budaya cocok tanam di Bali adalah sawah subak. Sawah subak memperlihatkan bagaimana air agar mengaliri seluruh bagian sawah dengan model terasering. Sawah Subak menjadi daya tarik wisatawan dan telah dinobatkan sebagai warisan budaya dunia. Subak memiliki pura yang penduduk buat untuk memuja dewi kemakmuran atau dewi kesuburan. Untuk Anda mempelajari hal tersebut dan menyaksikan pemandangan sawah saat liburan ke Bali, Jatiluwih merupakan tempat terbaik.

Baca Juga : Informasi Seputar Tempat Wisata

Sawah Subak Jatiluwih atau Jatiluwih Rice Terrace terletak di kaki Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan yang bisa Anda tempuh dengan mobil sekitar 1,5 jam dari Bandara Internasional I Ngurah Rai. Tempat ini cocok untuk Anda yang ingin berfoto gaya Instagramable dengan keindahan alam sawah terasering atau juga ingin belajar tentang Sawah Subak lebih lanjut.

Selain hamparan sawah, kegiatan petani di sawah seperti mencangkul, Nampadin (membersihkan pematang sawah), Ngelampit (membajak sawah), Melasah (meratakan tanah sawah), dan Nandur (menanam padi) juga menjadi salah satu daya tarik dan wisatawan menjadikannya sebagai obyek fotografi. Anda juga bisa menikmati wisata lainnya seperti mendaki dan bersepeda di Jatiluwih.

Kuliner Unik Yang Terdapat Di Sawah Subak Jatiluwih Bali

Saat berlibur kesana Anda jangan sampai melewatkan wisata kuliner. Ada beberapa warung makan sederhana yang menyajikan berbagai makanan dan minuman tradisional khas Jatiluwih yang dapat Anda temukan. Uniknya, makanan tersebut menggunakan beras merah hasil panen dari sawah sendiri, jadi Anda wajib mencobanya. Selain warung makan sederhana, Anda dapat menemukan beberapa kafe dan penginapan di Jatiluwih.

Para wisatawan bisa saja nongkrong dalam kendaraan menyaksikan hamparan sawah seperti lukisan alam karena petak Sawah Subak terhampar mengikuti kontur tanah. Selain hamparan sawah Anda juga dapat menikmati pemandangan sungai, pura, atau rumah-rumah penduduk yang masih sederhana. Suasana pedesaan yang masih alami dapat Anda rasakan di objek wisata Jatiluwih.

Anda bisa berkunjung diantara bulan Februari sampai bulan April untuk bisa menikmati panorama sawah terasering yang indah di Sawah Subak Jatiluwih. Karena tanaman padi akan tumbuh tinggi, hijau, dan menguning pada bulan tersebut . Anda akan menjumpai aktifitas memamen oleh petani karena tanaman padi akan siap dipanen sekitar bulan Juni-Juli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Taman Nasional Baluran - Pesona Afrika Di Pulau Jawa

Taman Nasional Baluran – Pesona Afrika Di Pulau Jawa

Taman Nasional Baluran atau biasa dijuluki “Little Africa In Java” terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Banyuwangi, Jawa Timur. Mengapa disebut “Little Africa In Java” karena disana ada Savana Bekol, savana inilah yang membuat Taman Nasional Baluran seperti Afrika. Kawasan ini memiliki 10.000 hektar atau lebih dari sepertiga kawasan keseluruhan Taman Nasional. Wisatawan akan menyaksikan […]